Senin, 13 April 2009

Blog Bernada Kebencian Islam Masih Ada

Pemunculan blog-blog bernada hasutan, kebencian bahkan fitnah terhadap pihak lain utamanya ummat Islam, seperti tidak ada matinya. Entah apa yang melatarbelakangi sehingga bermunculan blog atau situs yang bernada kebencian. Bisakan kita hidup berdampingan tanpa kebencian dan tanpa adu domba mengatasnamakan keyakinan dan perbedaan keyakinan? Sepertinya hal itu sulit jika kita masih menyimpan rasa dendam. rasa benci dan rasa ingin memfitnah.
Setelah beberapa blog dan situs yang memojokkan Islam, kini muncul lagi situs yang bernada sama, yaitu kebencian dan hasutan. Kemarin saya dikirimi email dari seseorang yang meminta agar blog http://trulyislam.blogspot.com ditutup karena mengandung unsur benci..

Pada halaman awal terdapat tulisan pengantar : Selamatkan Muslim dari Kesesatan. Namun isinya justru mempertanyakan kebenaran Islam. Ibarat logika, blog ini adalah sebuah psywar, penulis / pemilik blognya sedang menguji sejauh manakah kedewasaan ummat islam dalam menerima kritik dan otokritik terhadap beberapa aspek penting, terutama sekali yang menyangkut kepribadian Rasulullah Saw.

Menurut pemilik blog tersebut, ada banyak fakta dari Islam dan Muhammad Saw. yang disembunyikan sehingga ummat Islam akhirnya dibodohi. Hanya ada dua kebenaran saja menurut pemilik situs itu, jadi Islam sejati dan akhirnya punya pandangan seperti Imam Samudra dan Amrozy cs atau tidak sama sekali alias dibohingi sehingga akhirnya keluar dari Islam.

Sekali lagi, dunia maya, internet, blog memberikan sebuah pelajaran berharga kepada siapapun akan apa maknanya kebebasan informasi. Itulah sebuah resiko kebebasan informasi. Untuk itu di pemilik blog malah menantang untuk menutup situsnya, kalau kita terpancing dengan tantangannya maka sejalan dengan karakter Islam katanya, sikat siapa yang gak suka. Begitukah…?

Namanya juga psywar…., harus dilayani dengan cara yang sama. Yang jelas, menantang Islam bukan hanya sekedar menantang ummat islamnya saja, tapi juga menantang pemilik alam semester dan penguasa semesta alam ini. Kalau Allah mau, untuk menghancurkan Raja Abrahah tidak perlu dengan pasukan gajah yang sama atau bahkan lebih kuat, cukup dengan burung ababil yang kecil saja. Maka biarlah Allah yang menentukan dengan cara apa mereka yang menentangnya akan dihancurkan.




Selengkapnya..

Jumat, 13 Februari 2009

Negara Facebook

Suksesnya obama menduduki kursi presiden Amerika Serikat, sebuah Negara adidaya, ternyata tidak lepas dari kegemarannya menelusuri dunia maya. Hobi berinternet, bahasa awamnya. Yups, Barack Hussein Obama adalah presiden pertama di dunia yang memanfaatkan telkonologi informasi untuk menggalang dukungan guna mencapai puncak kejayaannya dalam pemilihan presiden AS.

Langkah cerdas pertama Obama menjalankan strategi kampanyenya adalah ketika dia menunjuk Chris Hughes—salah satu pendiri Facebook yang sering dijuluki ”online orginising guru”—untuk menjadi ”juru kampanye” di jagat maya internet khususnya melalui media jejaring sosial (social network). Diinspirasi kesuksesan situs jejaring sosial seperti Facebook, MySpace, dan YouTube, Chris merancang My.BarackObama.com (selama kampanye dikenal dengan sebutan seksi ”MyBo”) yang dijadikan epicentrum dari keseluruhan strategi Obama menggaet massa melalui komunitas dunia maya. Melalui situs inilah ”keajaiban Obama” bermula.
Adakah strategi baru nan cerdas dari Barrack Obama itu ditiru oleh calon pemimpin kita? Ya..ya..ya! sejumlah nama-nama penting yang menjadi tokoh di Indonesia dan kini melirik kursi pemerintahan, juga mulai menggunakan jasa IT semisal Facebook, Blogger, Myspace, Wordpress dan situs pertemanan lainnya.
Di facebook ada nama-nama besar seperti Amin Rais, Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarno Putri, Wiranto dan beberapa tokoh lainnya. Para tokoh nasional itu, selain membuka kran pertemanan dan grup di facebook, juga ikut beriklan di situs yang menduduki peringkat ke lima di belantara dunia maya itu.
Itulah kita di Indonesia. Selalu latah. Inginnya meniru, meniru dan meniru. Tapi, apa salahnya meniru sesuatu hal yang baik? Karena, harapan para tokoh nasional kita bagaiman bisa menggaet simpati masyarakat lewat situs pertemanan itu. Mungkin saja bisa berhasil seperti halnya Obama.
Saya pun jika diberi kesempatan pasti akan menggunakan hal serupa untuk bisa menjadi presiden. “Jika menjadi presiden, yang paling pertama yang saya bangun adalah informasi teknologi, sesuai dengan skill saya. Bahkan, jika menjadi presiden maka saya akan anjurkan agar seluruh warga Negara Indonesia wajib untuk masuk di facebook,’’ batinku.
Yah.. Facebook. Kita akan menjadikan Negara ini menjadi Negara facebook yang seluruh masyarakatnya melek facebook. Artinya, semua kegiatan akan kita selesaikan lewat facebook. Mumpung ada blackberry dan notebook yang bisa ditenteng dimana saja untuk mengakses internet.
Kita simak perjalanan Obama menuju pintu gedung putih melalui facebook. Melalui situs ini Obama menghimpun dan memberdayakan para simpatisan dengan memberi mereka web tools dan web enablers untuk membentuk komunitas pemilih lokal; menciptakan event-event dukungan; sampai kepada menggalang dana kampanye melalui situs-situs dan blog-blog pribadi mereka. Melalui situs ini pula Obama menyebarkan video-video pidato politiknya kepada jutaan pemilih Amerika melalui YouTube atau mendistribusikannya secara mobile ke jutaan pengguna Blackberry atau iPhone.
Fantastis!!! Melalui situs ini Obama mampu mengumpulkan hampir semiliar dolar dari jutaan donatur ”gurem” yang bisa menyumbang hanya 5 dolar per-orangnya (wow… ini namanya ”grass-root marketing”). Yang lebih fantastis lagi, mengikuti formula E = wMC2, Obama mampu menghimpun komunitas jutaan simpatisan yang dengan sukarela menyebarkan word of mouth yang ampuh menggigit. Dengan sukarela para simpatisan ini membentuk komunitas-komunitas ssimpatisan lagi melalui blog-blog atau account mereka di Facebook, MySpace, Digg, Deli.cio.us, atau Twitter, dan dengan semangat empat-lima mereka ”menjual” Obama ke jutaan pemilih Amerika.
Obama juga hadir langsung di situs-situs jejaring sosial di atas untuk mengabarkan setiap detik aktivitasnya secara transparan, berdialog dengan para calon voters secara pribadi, menyebar video pidatonya, dan mendorong simpatisan mengumpulkan dana secara online. Sampai akhir Oktober sebelum detik-detik pemilihan, Obama memiliki lebih dari 1,7 juta sahabat di Facebook, 510.000 teman di MySpace, dan lebih dari 45.000 pengikut di Twitter. Sebaliknya, McCain punya 309.000 teman di Facebook dan 88.000 di MySpace.
Selengkapnya..

Hanya Orang Bodoh Yang Tertipu

Penipuan melalui email sudah menelan banyak korban. Mulai dari transaksi palsu yang mengatasnamakan perusahaan tertentu hingga personal. Jangan langsung percaya kalau menerima email yang menyatakan Anda menang undian lotere. Lebih aneh lagi kalau menyatakan Anda mendapat warisan dari sanak saudara jauh di luar negeri yang ternyata kaya raya. Atau rayuan untuk mengikuti arisan dengan iming-iming mendapat kucuran dana menggiurkan.

Lebih parah lagi kalau disebutkan portal alamat email Anda berada mendadak mengenakan biaya atas fasilitasnya. Yang terakhir ini belakangan mulai marak terjadi. Sebuah email datang seolah-olah berasal dari sebuah portal ternama tempat Anda terdaftar sebagai pelanggan. Lalu Anda mengeklik alamat URL yang tersedia dan diperintahkan melakukan pembayaran online. Tentu saja jerat ini cukup ampuh mengingat Anda dihadirkan pada portal yang seolah-olah asli. Padahal itu portal palsu.
Pelaku penipuan seperti ini bukan hanya ada di luar negeri dengan korban warga Indonesia. Jenis penipuan lainnya yang mengatasnamakan provider tertentu dengan iming-iming hadiah puluhan bahkan ratusa juta rupiah, terjadi hampir tiap hari di Indonesia, bahkan di Sulawesi Tengah.
Menyangkut penipuan lewat email seperti yang diwartakan media ini edisi kemarin, kini sedang diantisipasi oleh sebuah portal raksasa, Yahoo. Sebagai salah satu portal penyedia fasilitas email, Yahoo jelas dibanjiri banyak pelanggan. Membludaknya pelanggan itu pula yang membuat email menjadi sarana riskan untuk dijadikan media penipuan. Untuk mengatasinya, Yahoo! Mail, dan Cisco Systems melakukan kerja sama dalam menghadirkan teknologi autentifikasi yang dirancang guna memerangi penipuan lewat e-mail dengan memverifikasi alamat awal e-mail. Yahoo! dan Cisco bekerja sama untuk mengolaborasikan dua teknologi kriptografi, DomainKeys dari Yahoo! dan Internet Identified Mail dari Cisco.
Gabungan dua teknologi ini akan disebut sebagai DomainKeys Identified Mail (DKIM), dan akan ditawarkan tanpa dikenakan royalti. DKIM merupakan solusi autentifikasi email yang memungkinkan pengguna untuk melindungi diri dari penipuan lewat email, menghalangi spam serta menghalau penipuan phising. Pendekatan ini menggunakan kriptografi public key yang memungkinkan pengguna untuk memverifikasi dan memastikan asal email, serta mengidentifikasi e-mail mana saja yang dapat diterima. DKIM menggunakan Domain Name System (DNS) Internet seperti halnya DomainKeys. DKIM juga meningkatkan kemampuan teknologi Internet Identified Mail guna memastikan email yang dapat melalui jaringan adalah email dengan signature yang konsisten.
Keuntungan yang dirasakan dari penggunaan DKIM akan signifikan bagi perusahaan-perusahaan yang sering mengirimkan email sebagai sarana transaksi bagi pelanggan, seperti bank dan layanan e-commerce. Bagi perusahaan-perusahaan ini, menyediakan kemampuan bagi pelanggan untuk mendeteksi indikasi penipuan lewat e-mail berarti meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi biaya layanan pelanggan dan meningkatkan reputasi merek.
Nah, semakin canggihnya dunia saat ini, menuntut kita untuk terus mengikuti perkembangannya. Artinya, hanya orang-orang bodoh saja yang mudah tertipu karena sebagai manusia berakal, kita seharusnya bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman. Jika tidak ingin ditipu, maka kita jangan sampai bodoh. ***

Selengkapnya..

Antara Selingkuh Wanita, Harta dan Tahta

KASUS dugaan perselingkuhan pejabat seperti yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong, memang bukan yang pertama kali terjadi di Sulawesi Tengah. Di sejumlah kabupaten hal ini juga terjadi. Bahkan, di kabupaten baru seperti Tojo Unauna, pejabatnya pun ada yang mencoba-coba main api dengan berselingkuh.Fenomena apa ini? Bisa jadi hal itu dikarenakan sang pejabat kaget dengan kekuasaan yang diberikan kepadanya. Yang dulunya dia hanya bisa menghasilkan uang untuk makan sekeluarga, kini oknum itu sudah punya penghasilan lebih bahkan bisa disaving untuk keperluan ‘entertainment’.

Nah, kebutuhan ‘entertainment’ itulah yang akhirnya membuat sang pejabat mulai cenderung meninggalkan pekerjaan. Dengan dalih dinas luar kota, sang pejabat akhirnya meninggalkan tugasnya dan ternyata main perempuan. Bukan hal baru lagi. Banyak pejabat di tingkat provinsi dan kabupaten di Sulteng yang kepergok selingkuh di luar kota.
Jakarta menjadi tempat yang sangat aman untuk ‘entertainment’ para pejabat. Dan di kota metropolitan itulah, oknum pejabat-pejabat kita banyak menghabiskan uang untuk berfoya-foya di tempat hiburan malam. Dari minum miras berkelas, booking wanita impor hingga narkoba. Lantas mengapa selingkuh itu bisa terjadi di kalangan pejabat?
Logikanya, jika seorang pejabat/tokoh biasa berselingkuh (dalam urusan wanita), maka tak sulit baginya juga akan berselingkuh dalam persoalan lainnya seperti selingkuh jabatan. Selingkuh jabatan bisa berbentuk korupsi, baik korupsi harta negara, waktu maupun korupsi kewenangan. Bukahkah hal-hal semacam itu selama ini sudah sangat merugikan negara?
Ketika seseorang tak mampu mengendalikan kecenderungan untuk tidak berselingkuh terhadap wanita, maka di situ terlihat bahwa integritas keimanan, akhlaq berupa kejujuran dan kesetiaan sesungguhnya telah tergadai. Karena itu, tak mustahil ketika berhadapan dengan harta dan juga jabatan/kewenangan yang berarti tahta, orang yang bersangkutan bisa jadi tak akan jauh berbeda. Alhasil, selingkuh terhadap harta dan tahta pun akan mengikuti selingkuh terhadap wanita.
Jika sudah demikian, tak hanya anak-anak yang lahir dari pernikahan yang bersangkutan yang dibuat menderita, tapi juga anak-anak yang lahir dari korban perselingkuhan juga tak akan kalah pedih nasib hidupnya. Dan lebih luas lagi jutaan anak-anak Indonesia pun bisa jadi turut menelan kepahitan yang sama.
Mereka tak bisa mengenyam pendidikan murah apalagi gratis, kesehatan tak lagi masuk daftar pembahasan, tak sedikit yang masih harus makan nasi aking, semua itu adalah korban perselingkuhan harta rakyat yang tak sedikit dilakukan para pejabat negeri ini.
Kasus dugaan perselingkuhan yang terjadi di Parigi Moutong hanya salah satu contoh yang bisa diungkap ke publik. Banyak kasus-kasus serupa yang dilakukan oleh oknum pejabat dari provinsi hingga kabupaten yang tidak terendus media. Yahh, tak mungkin ada maling yang mau mengaku…Wallahu A`lam Bissawab..

Selengkapnya..

Rabu, 11 Februari 2009

Tujuh Anggota DPD Laporkan Jero Wacik

Soal Pengrusakan Situs Mojopahit di Mojokerto
PALU – Tujuh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), siang kemarin mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). Anggota DPD-RI yang dipimpin Faisal Mahmud itu, mewarning pemerintah terhadap pengrusakan Situs Mojopahit yang ada di Trowulan Mojokerto Jawa Timur. Situs Mojopahit itu kini sedang dibangun Pusat Informasi Mojopahit (PIM) yang merupakan bagian dari Majapahit Park oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero wacik.

Ketujuh anggota DPD itu diantaranya, Faisal Mahmud, Prof Nani Tololi, DR Ida Bagus Agastia, H Rusli Rahman, Ali Warsito, Hasan Tori dan Ramli itu, ditemui Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kaba Intelkam) Irjen Pol Saleh Saaf. Tujuh anggota DPD ini menilai, pembangunan PIM diatas areal Situs Mojopahit itu telah melanggar Undang-undang No.5 tahun 1992 tentang benda cagar budaya, terutama pada pasal 15 dan 26.
Pimpinan rombongan DPD RI Faisal Mahmud yang dihubungi media ini kemarin menyebutkan, PIM itu tidak boleh dibangun di atas areal Situs Mojopahit karena situs tersebut merupakan satu-satunya situs kota di Indonesia.
“Dalam kunjungan kami anggota DPD beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa dalam pembangunannya sudah merusak bangunan situs-situs yang ada di Trowulan. Olehnya, kami mendatangi mabes Polri dengan harapan agar Kapolri akan melaporkan hal itu kepada bapak presiden,’’ ujar Faisal Mahmud.
Dalam pertemuan dengan Irjen Pol Saleh Saaf itu, tujuh anggota DPD menuntut agar Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik segera menghentikan secara permanen pembangunan PIM diatas situs Mojopahit. Pemerintah dalam hal ini Menteri Jero Wacik juga diminta untuk mengembalikan dan merehabilitasi bekas-bekas bangunan situs Mojopahit tersebut seperti sedia kala.
“Jika tidak dihentikan pembangunan PIM, maka kami anggota DPD bersama budayawan dan arkeolog Indonesia akan mengajukan secara pidana terhadap Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik,’’ ancam anggota DPD utusan Sulawesi Tengah itu.
Sebelumnya, pembangunan PIM ini juga ditentang oleh sejumlah kalangan di Jawa Timur. Mereka menghawatirkan, pembangunan PIM itu merusak dan menghilangkan artefak Majapahit yang tak ternilai harganya.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik dalam sebuah jumpa pers di Jakarta belum lama ini mengatakan bahwa pembangunan PIM di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur akan dipindahkan ke tempat lain. "Kita akan merelokasi Pusat Informasi Majapahit itu," kata Menbudpar.
Keputusan untuk memindahkan PIM itu merupakan hasil rapat antara tim evaluasi yang dipimpin Menbudpar, kalangan arkeolog yang diwakili Guru Besar Arkeologi Universitas Indonesia Prof Dr Mundardjito, kalangan arsitek, dan perwakilan proyek pembangunan PIM. Tim Evaluasi bentukan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) akan mengkaji tempat baru pembangunan PIM yang menjadi bagian dari Majapahit Park itu.
Menbudbar mengatakan, pembangunan Majapahit Park merupakan agenda negara dalam upaya mengembangkan nilai sejarah. Kalaupun ada kekeliruan dalam pengerjaannya, hal itu tidak disengaja. "Saya minta maaf jika ada kekeliruan. Tidak ada niat sengaja untuk merusak situs," katanya.
Pemerintah, kata Menbudpar, juga berkomitmen melakukan rehabilitasi pada situs yang sudah terlanjur rusak. "Kalau persis sama seperti sebelumnya, tentu sulit. Namun kami akan rehabilitasi semaksimal mungkin. Yang jelas, tim evaluasi yang sudah dibentuk akan mengacu pada dua hal: mengangkat sejarah Majapahit, dan tak boleh merusak situs,” katanya seperti dilansir www.forummajapahit.org.
Dikatakan, pembangunan Majapahit Park memerlukan dana sekitar Rp25 miliar, dan diperkirakan baru selesai tahun 2012. Untuk tahun ini, Depbudpar menganggarkan Rp3 miliar untuk pembangunan Majapahit Park. Tahun depan, anggaran diharapkan naik Rp10 miliar, dan terus begitu hingga empat tahun ke depan. (abdee)
Selengkapnya..

Berita Viva News

Pernahkah Anda bermimpi untuk menjadi kaya mendadak? ada beberapa testimoni yang dikirimkan oleh rekan-rekan saya dan menurut pengakuan mereka itu benar. Klik di sini untuk memastikannya

Domain Gratis:
CO.CC:Free Domain