Pantai Marina Ampana

Pantai Marina ini terletak di ujung kota Ampana Kabupaten Tojo Unauna.

My Second son.... ANDRA

Andra.. kaget saat tahu kalau dirinya dijepret.. cepat besar my son..

Desa Kabalutan di Kepulauan Togean 2008

Desa yang berpenghuni sekitar 2000 orang, yang rata-rata dari suku Bajo..

Brimob di Tanah Runtuh Poso.

Insiden kontak senjata antara polisi dan kelompok sipil bersenjata di kawasan Gebangrejo,Poso Kota 22 Januari 2007 yang menewaskan empat belas orang masih meninggalkan kisah dan trauma yang mendalam.

Pantai Talise

Matahari senja di Pantai Talise Palu.

Brimob di Tanah Runtuh Poso.

Insiden kontak senjata antara polisi dan kelompok sipil bersenjata di kawasan Gebangrejo,Poso Kota 22 Januari 2007 yang menewaskan empat belas orang masih meninggalkan kisah dan trauma yang mendalam.

Sunset Wakai

Sunset di pelabuhan Desa Wakai Kepulauan Togean.

Tampilkan postingan dengan label Suara Redaksi 'ku'. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suara Redaksi 'ku'. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Februari 2009

Hanya Orang Bodoh Yang Tertipu

Penipuan melalui email sudah menelan banyak korban. Mulai dari transaksi palsu yang mengatasnamakan perusahaan tertentu hingga personal. Jangan langsung percaya kalau menerima email yang menyatakan Anda menang undian lotere. Lebih aneh lagi kalau menyatakan Anda mendapat warisan dari sanak saudara jauh di luar negeri yang ternyata kaya raya. Atau rayuan untuk mengikuti arisan dengan iming-iming mendapat kucuran dana menggiurkan.

Lebih parah lagi kalau disebutkan portal alamat email Anda berada mendadak mengenakan biaya atas fasilitasnya. Yang terakhir ini belakangan mulai marak terjadi. Sebuah email datang seolah-olah berasal dari sebuah portal ternama tempat Anda terdaftar sebagai pelanggan. Lalu Anda mengeklik alamat URL yang tersedia dan diperintahkan melakukan pembayaran online. Tentu saja jerat ini cukup ampuh mengingat Anda dihadirkan pada portal yang seolah-olah asli. Padahal itu portal palsu.
Pelaku penipuan seperti ini bukan hanya ada di luar negeri dengan korban warga Indonesia. Jenis penipuan lainnya yang mengatasnamakan provider tertentu dengan iming-iming hadiah puluhan bahkan ratusa juta rupiah, terjadi hampir tiap hari di Indonesia, bahkan di Sulawesi Tengah.
Menyangkut penipuan lewat email seperti yang diwartakan media ini edisi kemarin, kini sedang diantisipasi oleh sebuah portal raksasa, Yahoo. Sebagai salah satu portal penyedia fasilitas email, Yahoo jelas dibanjiri banyak pelanggan. Membludaknya pelanggan itu pula yang membuat email menjadi sarana riskan untuk dijadikan media penipuan. Untuk mengatasinya, Yahoo! Mail, dan Cisco Systems melakukan kerja sama dalam menghadirkan teknologi autentifikasi yang dirancang guna memerangi penipuan lewat e-mail dengan memverifikasi alamat awal e-mail. Yahoo! dan Cisco bekerja sama untuk mengolaborasikan dua teknologi kriptografi, DomainKeys dari Yahoo! dan Internet Identified Mail dari Cisco.
Gabungan dua teknologi ini akan disebut sebagai DomainKeys Identified Mail (DKIM), dan akan ditawarkan tanpa dikenakan royalti. DKIM merupakan solusi autentifikasi email yang memungkinkan pengguna untuk melindungi diri dari penipuan lewat email, menghalangi spam serta menghalau penipuan phising. Pendekatan ini menggunakan kriptografi public key yang memungkinkan pengguna untuk memverifikasi dan memastikan asal email, serta mengidentifikasi e-mail mana saja yang dapat diterima. DKIM menggunakan Domain Name System (DNS) Internet seperti halnya DomainKeys. DKIM juga meningkatkan kemampuan teknologi Internet Identified Mail guna memastikan email yang dapat melalui jaringan adalah email dengan signature yang konsisten.
Keuntungan yang dirasakan dari penggunaan DKIM akan signifikan bagi perusahaan-perusahaan yang sering mengirimkan email sebagai sarana transaksi bagi pelanggan, seperti bank dan layanan e-commerce. Bagi perusahaan-perusahaan ini, menyediakan kemampuan bagi pelanggan untuk mendeteksi indikasi penipuan lewat e-mail berarti meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi biaya layanan pelanggan dan meningkatkan reputasi merek.
Nah, semakin canggihnya dunia saat ini, menuntut kita untuk terus mengikuti perkembangannya. Artinya, hanya orang-orang bodoh saja yang mudah tertipu karena sebagai manusia berakal, kita seharusnya bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman. Jika tidak ingin ditipu, maka kita jangan sampai bodoh. ***

Antara Selingkuh Wanita, Harta dan Tahta

KASUS dugaan perselingkuhan pejabat seperti yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong, memang bukan yang pertama kali terjadi di Sulawesi Tengah. Di sejumlah kabupaten hal ini juga terjadi. Bahkan, di kabupaten baru seperti Tojo Unauna, pejabatnya pun ada yang mencoba-coba main api dengan berselingkuh.Fenomena apa ini? Bisa jadi hal itu dikarenakan sang pejabat kaget dengan kekuasaan yang diberikan kepadanya. Yang dulunya dia hanya bisa menghasilkan uang untuk makan sekeluarga, kini oknum itu sudah punya penghasilan lebih bahkan bisa disaving untuk keperluan ‘entertainment’.

Nah, kebutuhan ‘entertainment’ itulah yang akhirnya membuat sang pejabat mulai cenderung meninggalkan pekerjaan. Dengan dalih dinas luar kota, sang pejabat akhirnya meninggalkan tugasnya dan ternyata main perempuan. Bukan hal baru lagi. Banyak pejabat di tingkat provinsi dan kabupaten di Sulteng yang kepergok selingkuh di luar kota.
Jakarta menjadi tempat yang sangat aman untuk ‘entertainment’ para pejabat. Dan di kota metropolitan itulah, oknum pejabat-pejabat kita banyak menghabiskan uang untuk berfoya-foya di tempat hiburan malam. Dari minum miras berkelas, booking wanita impor hingga narkoba. Lantas mengapa selingkuh itu bisa terjadi di kalangan pejabat?
Logikanya, jika seorang pejabat/tokoh biasa berselingkuh (dalam urusan wanita), maka tak sulit baginya juga akan berselingkuh dalam persoalan lainnya seperti selingkuh jabatan. Selingkuh jabatan bisa berbentuk korupsi, baik korupsi harta negara, waktu maupun korupsi kewenangan. Bukahkah hal-hal semacam itu selama ini sudah sangat merugikan negara?
Ketika seseorang tak mampu mengendalikan kecenderungan untuk tidak berselingkuh terhadap wanita, maka di situ terlihat bahwa integritas keimanan, akhlaq berupa kejujuran dan kesetiaan sesungguhnya telah tergadai. Karena itu, tak mustahil ketika berhadapan dengan harta dan juga jabatan/kewenangan yang berarti tahta, orang yang bersangkutan bisa jadi tak akan jauh berbeda. Alhasil, selingkuh terhadap harta dan tahta pun akan mengikuti selingkuh terhadap wanita.
Jika sudah demikian, tak hanya anak-anak yang lahir dari pernikahan yang bersangkutan yang dibuat menderita, tapi juga anak-anak yang lahir dari korban perselingkuhan juga tak akan kalah pedih nasib hidupnya. Dan lebih luas lagi jutaan anak-anak Indonesia pun bisa jadi turut menelan kepahitan yang sama.
Mereka tak bisa mengenyam pendidikan murah apalagi gratis, kesehatan tak lagi masuk daftar pembahasan, tak sedikit yang masih harus makan nasi aking, semua itu adalah korban perselingkuhan harta rakyat yang tak sedikit dilakukan para pejabat negeri ini.
Kasus dugaan perselingkuhan yang terjadi di Parigi Moutong hanya salah satu contoh yang bisa diungkap ke publik. Banyak kasus-kasus serupa yang dilakukan oleh oknum pejabat dari provinsi hingga kabupaten yang tidak terendus media. Yahh, tak mungkin ada maling yang mau mengaku…Wallahu A`lam Bissawab..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More